Ada rasa apa di dalam dada ini? rasa cinta kah?

Blog EntryApakah aku kerasukan JIL..???Feb 20, '08 8:36 AM
for everyone

Apa aku kerasukan JIL.????

Aduh bingungg nie…

Sbuah pertanyaan yang aneh

sdikit plin-plan ga punya pegangan,mazhab atau apalah..

Pertanyaan ini timbul setelah kemaren jum’at 15 feb 08

kejadian itu berawal ketika ada seorang datang kekantorku utk brjualan buku2 Islami.smua buku tentang Islam dari novel sampi suratYasiin,dari ringkasan Riyadush shalihin sampai Ihya ulumiddin karangan Imam Al Ghozali,tapi knapa aku tertarik kepada buku kecil berjudul TERAPI KERASUKAN JIL karangan Abu Umar Abdillah,mungkin knapa aku pilih buku itu karena yang laen aku udah punya (ngomong aja rief harganya murah)he2 iya Cuma 20 rebu.

Setelah makan malam kira2 pukul stgh 10 mlm diruangan sempit berukuran 3x4 m yg aku sewa, aku mulai membaca sdikit demi sdikit,huh mulanya aku berjanji akan tidur cpat,karma tkut besok telat,tapi waktu sudah pukul stgh 12 “aduh nanaggung rief”semakin kedalam aku baca aku semakin tertarik,ketertarikan itu mungkin karena yang ditulis disitu banyak yang mirip apa yang kupikirkan.diantara salah satu yang ditulis dibuku itu ttg gejala2 yg sudah sdikit banyak kulakukan yaitu mendahulukan akal daripada dalil syar’i,disitu ditulis ini adalah gejala paling kentara..mereka meninggalkan tafsir para ulama salaf dan condong kpd tafsir hermeunetika “tafsir semau gue”

“Apakah kamu spt itu rief?”

ngomong2 mslh JIL(jaringan Islam liberal) sbenernya aku tidak asing dgn itu,dulu waktu masih kuliah semester III th 2002 aku masuk HMI (Himpunan Mahasiswa Iblis eh salah Islam),di LK (latihan kader) I itu berlangsung 3x 24 jam kita digembleng mslah organisasi disitu,salah satu yang dismapaikan tentang KeIslaman ,waktu itu siang skitar jam stgh 12,terdengarlah suara adzan tiba2 pemateri dari senior HMI yang kuliah Di IAIN WaliSongo itu  berkomentar “ sebenernya adzan itu apa..?!?sekarang itu adzan tidak penting,dulu diciptakan adzan kan belum mengenal waktu dan jam!!sekarang seharusnya orang sudah mengenal waktu dan jam maka adzan tidak perlu?!?”

kita semua terdiam….

Belum sempat kami menghela napas beliau berkata lagi “Al Qur’an,knapa kita menyembah,memuja?ini Cuma teks yang penting itu isinya”kemudian MasyaAllah beliau membanting dan menginjaknya”

Kita semua diam,”laknatullah pkirku”.tmenku ada yang menangis kemudian terjadi perdebatan panjang..

Sbenernya beliau itu khfid Al Quran,beliau anak kyai ternama di Rembang

Stelah aku masuk HMI aku semakin dekat dengan orang2 aneh..

Pluralism,Marxisme,nietzche,komunism smua ada, dan aku sdikit terhanyut,karena rasa keingin tahuan yg besar dan aku mulai hunting about smua itu..sampai aku membaca Buku harian Ahmad Wahib

Huh..Alhmdllh aku masih punya pegangan,karena Al Quran dan Hadist Rosul masih didadaku.serta sedikit prinsipku “aku boleh ikut arus tp jangan hanyut didalamnya yg artinya aku boleh bergaul dgn smua orang tp harus punya standar sendiri,aku hrs spt ini…”(sdikit ga nyambung ya.?)

Aku sdikit tertarik dengan Marxism tp aku benci Leninism..

Aku simpatik dengan PKI tap dia sudah mati…

rasa penasaranku sudah sdikit mencairkarena sudah banyak tahu,kemudian aku masuk IRMATA (ikatan remja masjid at taqwa)Roemani Muhammadiyah,disana all about Islam dan memuliakan masjid tapi mengapa kdang sampai sekarang aku lebih mendahulukan akal daripada dalil????????

Aku sholat…

Rukun Islam…?ga masalah…!!

Rukun Iman…? ……….why not!!!

Kenapa kau masih lebih mendahulukan akal daripada dalil ariefffffffffff?

Kanapa?apakah kamu kerasukan JIL???????

Yaa Allah ampunilah dosa hambamu ini….


akh1haniff wrote on Feb 20
hati -hatilah JIL itu musuh dalam selimut .
lyliena wrote on Feb 20
gini aja mas...aku jg dl seperti itu...
tapi stlh aku baca quran + terjemahannya..., lambat laun aku jd ngerti n sadar...
dcoba aja dulu mas...insya Allah klo bersungguh-sungguh pasti bisa...
wallahu'alam...

Comment deleted at the request of the author.
ariefkurni wrote on Feb 22
lyliena said
gini aja mas...aku jg dl seperti itu...
tapi stlh aku baca quran + terjemahannya..., lambat laun aku jd ngerti n sadar...
dcoba aja dulu mas...insya Allah klo bersungguh-sungguh pasti bisa...
wallahu'alam...

thq lin...akan kucoba deh....
trmu50 wrote on Feb 23, edited on Feb 23
hati2 mas makanya jangan terlalu terpengaruh dengan filsafat..karena Islam membatasinya dengan syariat. So, klo metode belajar Islam yaitu dengan thoriqoh aqliyah arinya dengan cara mempergunakan akal untuk berpikir lalu dengan kal tersebut akan sampai kita pada keimanan akan adanya sang Khaliq...juga perlu dipahami bahwa komponen berpikir itu haruslah ada fakta, malumat tsabiqoh atau pengetahuan sebelumnya, panca indra, dan otak..alias akal. Semoga tidak menjadikan Islam hanya sekedar akhlaq dan ibadah ritual saja..tetapi jadikanlah Islam sebagai mabda atau Ideologi yang harus diterapkan oleh negara sebagai penjaga syariah..supaya terlihat Islam rahmatan lilalamin bukan ceramah2 yang membosankan, atau sekedar pengetahuan dari kitab2 fiqih..tetapi jadikan islam sebagai pemahaman..insya allah seseorang akan berubah apabila cara berpikirnya di ubah..konsep yang anda pahami sekarang, realitas sekuler sekarang coba ganti dengan konsep islam yang integral...semoga berhasil..jangan lupa pembinaan yang intensif karena dakwah tidak bisa fardiyah melainkan perlu berjamaah agar tujuan yang kita inginkan cepat terwujud..
ariefkurni wrote on Feb 23
trmu50 said
hati2 mas makanya jangan terlalu terpengaruh dengan filsafat..karena Islam membatasinya dengan syariat. So, klo metode belajar Islam yaitu dengan thoriqoh aqliyah arinya dengan cara mempergunakan akal untuk berpikir lalu dengan kal tersebut akan sampai kita pada keimanan akan adanya sang Khaliq...juga perlu dipahami bahwa komponen berpikir itu haruslah ada fakta, malumat tsabiqoh atau pengetahuan sebelumnya, panca indra, dan otak..alias akal. Semoga tidak menjadikan Islam hanya sekedar akhlaq dan ibadah ritual saja..tetapi jadikanlah Islam sebagai mabda atau Ideologi yang harus diterapkan oleh negara sebagai penjaga syariah..supaya terlihat Islam rahmatan lilalamin bukan ceramah2 yang membosankan, atau sekedar pengetahuan dari kitab2 fiqih..tetapi jadikan islam sebagai pemahaman..insya allah seseorang akan berubah apabila cara berpikirnya di ubah..konsep yang anda pahami sekarang, realitas sekuler sekarang coba ganti dengan konsep islam yang integral...semoga berhasil..jangan lupa pembinaan yang intensif karena dakwah tidak bisa fardiyah melainkan perlu berjamaah agar tujuan yang kita inginkan cepat terwujud..
maturnuwun....doakan aku ya....
ucieq wrote on Mar 10
assalamu'alaikum...
sjujurnya cie jg pernah kepikir gitu. krn rasanya semua hal itu menarik, kyk kenapa kita sholat, knp hrs tutup aurat,dll. tp alhamdulillah krn ci punya byk org cerdas sekitar ci jd gk gitu terpengaruh. azan dr dulu ada bkn hny utk sbg pertanda waktu sholat da msk, tp jg kan buat ngajak org buat sholat berjamaah.... kalau masalah dia nginjak alqur'an itu benar2 laknatullah, memang sih alqur'an tu cuma terbuat dari kertas biasa, tp apa yg tertulis disitu kan firmanNya, tp bkn berarti kta memberhalakan alqur'an tp apa yg dia buat itu bnr2 sebuah penistaan. dan kadang kala logika harus tunduk pada aturan-Nya, krena akal mempunyai keterbatasan sedangkan Dia tdk terbatas, so, bagaimana mungkin sesuatu yang terbatas memikirkan hal-hal yang Tidak Terbatas....... yang ada malah jd gila.....sori lama ngasi komentar krn mang br buka....(da basi ya???)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help